Eks Bintang Eropa Ini Bercerita Dirinya Nyaris Bunuh Diri, Kenapa? - Berita Bangsawan88

Home Top Ad


Senin, 29 April 2019

Eks Bintang Eropa Ini Bercerita Dirinya Nyaris Bunuh Diri, Kenapa?


Bangsawan88 - Mantan Bintang Arsenal, Emmanuel Adebayor, rupanya juga pernah berada dalam kondisi yang paling bawah di dalam hidupnya. Itu membuatnya merasa depresi hingga dirinya nyaris mencabut nyawanya sendiri.

Adebayor tergabung dalam skuat Madrid pada musim dingin tahun 2011 dengan status pinjaman dari Manchester City. Sayangnya, ia tidak bertahan lama dan kemudian melanjutkan karirnya di klub Inggris lain, Tottenham, pada musim berikutnya.

Pemain asal Togo tersebut memiliki CV yang cukup apik. Selain Real Madrid, Manchester City, dan juga Tottenham, ia juga pernah membela klub raksasa lain seperti Arenal dan Monaco. Di sepanjang karirnya, ia mampu membukukan 202 gol dari 574 penampilannya. Agen Casino Online Teraman 

Permasalahan keluarga Adebayor terbilang cukup pelik. Saudarinya pernah kedapatan menyewakan rumah yang telah dibelikan oleh Adebayor untuknya. Bahkan, Adebayor juga pernah mengungkapkan bahwa dirinya gagal bertahan di Madrid karena sebuah surat yang dikirimkan oleh saudaranya kepada pihak klub. Situs Judi Teraman

Bisa dibilang, Adebayor merupakan salah satu striker yang cukup dihormati oleh penikmat sepak bola. Namun tidak banyak yang tahu bahwa pemain yang kini membela klub Turki, Istanbul Basaksehir, itu pernah nyaris mengakhiri hidupnya lebih cepat.

Keputusan itu ia ambil saat masih berumur sangat belia, yakni 16 tahun. Pada saat itu, ia merasa mendapatkan tekanan berat dari keluarganya yang terus meminta rumah mewah sementara dirinya masih berpenghasilan kecil. Live Casino Terpercaya

"Saya masih berumur 16 tahun. Yang saya inginkan hanyalah membantu keluarga saya, tapi mereka memberikan tekanan yang besar. Saya tak mampu mengatasinya," tutur Adebayor kepada Daily Mail.

"Di Metz, saya mungkin hanya mendapatkan 3,000 pounds per bulan. Keluarga saya meminta sebuah rumah senilai 500 ribu pounds. Klub telah lelah akan saya karena perilaku saya," lanjutnya.

"Saya ingat sedang terduduk di kasur pada satu malam dan berpikir 'apa yang saya perbuat di sini? Tidak ada yang senang dengan saya, jadi apa gunanya hidup?' Ada sebuah farmasi dekat apartemen saya, dan saya membeli banyak paket berisikan pil," tambahnya.  Poker Online Indonesia Teraman


Tidak ada komentar:

Posting Komentar